Jalan Gajah Mada sepanjang kurang lebih 1,3 kilometer, yang menghubungkan Landing Point Fly Over Sei Ladi menuju Simpang Laluan Madani.

BP Batam Bangun dan Tingkatkan 4 Ruas Jalan Strategis di Batam Tahun 2026

Batam, WartaSeila – BP Batam bangun jalan 2026 sebagai langkah strategis untuk mendukung aktivitas masyarakat dan dunia usaha. Pada tahun 2026, Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melaksanakan empat proyek pembangunan dan peningkatan jalan di sejumlah kawasan strategis Batam guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi.

Kepala Biro Umum BP Batam, M. Taofan, mengatakan upaya tersebut dilakukan sebagai langkah strategis pihaknya untuk terus mendorong peningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam.

Taofan menyebutkan ada empat ruas jalan yang ditingkatkan sepanjang Tahun 2026. Pertama, Jalan Gajah Mada sepanjang kurang lebih 1,3 kilometer, yang menghubungkan Landing Point Fly Over Sei Ladi menuju Simpang Laluan Madani. Jalan ini akan dikembangkan menjadi enam lajur dua arah dengan konfigurasi tiga lajur di masing-masing sisi. Proyek ini dikontrak dengan anggaran Rp 140 miliar dan mulai dikerjakan pada Januari ini.

Kedua, Jalan R. Suprapto, yaitu ruas Simpang Batamindo menuju Dam Mukakuning sepanjang kurang lebih 1,4 kilometer. Proyek ini juga dilaksanakan pada Januari ini dan akan dibangun menjadi empat lajur dua arah di masing-masing sisi sebagai kelanjutan peningkatan jalan menuju kawasan industri Mukakuning. Adapun nilai proyek sebesar Rp 50,8 miliar.

Selanjutnya, masih dalam tahap perencanaan, ada jalan Kawasan Industri Tanjung Gundap sepanjang kurang lebih 1,7 kilometer dan jalan Kawasan Industri Kabil sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer. Keduanya akan menggunakan anggaran proyek masing-masing sebesar Rp 27 miliar.

“Dengan infrastruktur yang memadai, kita ingin aktifitas ekonomi dan industri di Batam semakin tumbuh dan kompetitif,” ujar Taofan, Rabu (7/1/2026).

BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra berkomitmen dalam pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang berkelanjutan. BP Batam optimis, Batam menjadi kawasan investasi yang inklusif dan kompetitif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Foto Penumpang Pelabuhan Batam

Pergerakan Penumpang Kapal Pelabuhan Batam Periode Angkutan Nataru 2026 Didominasi Rute Internasional

Batam, WartaSeila – Selama Periode Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pergerakan penumpang kapal di wilayah kerja Badan Pengusahaan (BP) Batam menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, dengan rute internasional masih menjadi kontributor utama arus penumpang.

Berdasarkan data realisasi hingga H1+5 atau per 30 Desember 2025, total pergerakan penumpang rute internasional tercatat mencapai 316.236 orang, atau meningkat 22 persen dibandingkan periode Angkutan Nataru tahun 2024.

Kenaikan paling signifikan terjadi pada penumpang berangkat melalui terminal ferry internasional yang tumbuh 30 persen, sementara penumpang datang meningkat 15 persen. Peningkatan ini terutama terjadi pada rute Singapura dan Malaysia melalui Terminal Ferry Internasional Batam Center dan Harbour Bay

Sementara itu, pergerakan penumpang rute domestik tercatat sebanyak 205.487 orang, atau meningkat 6,7 persen dibandingkan periode Nataru 2025. Dari jumlah tersebut, penumpang berangkat melalui terminal ferry domestik mencapai 107.209 orang atau tumbuh 5,3 persen, sedangkan penumpang datang tercatat 98.278 orang atau meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menyampaikan bahwa dominasi pergerakan penumpang pada rute internasional selama Periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2026 dipengaruhi oleh jarak waktu yang relatif berdekatan dengan pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026.

“Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk menunda aktivitas mudik dan memilih untuk melaksanakannya pada periode Angkutan Lebaran 2026. Hal ini menyebabkan pergerakan penumpang domestik pada momen Nataru relatif lebih terkendali,” ujar Benny dalam keterangan resminya, Rabu (31/12/2025).

Meski demikian, Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, imbuh Benny terus memastikan kelancaran arus penumpang di Periode Angkutan Laut Nataru 2026 dengan mengoordinasikan para agen pelayaran untuk melakukan penambahan armada kapal, baik domestik maupun internasional, guna mengantisipasi potensi lonjakan arus penumpang.

Selain itu, BP Batam juga menyiapkan Posko Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di terminal ferry domestik dan internasional sebagai pusat koordinasi lintas instansi.

Seluruh sistem CCTV pelabuhan di wilayah kerja BP Batam juga telah terintegrasi dengan Pusat Informasi Transportasi (PUSINTRANS) Kementerian Perhubungan guna mendukung pemantauan dan pengendalian arus penumpang secara real time selama periode Nataru.

“Peningkatan arus penumpang selama Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 terjadi pada tanggal 25 Desember 2025 dan kami prediksikan juga terjadi pada 4 Januari 2026. Meski demikian lonjakan penumpang ini dapat kami kelola dengan baik melalui koordinasi lintas instansi, kesiapan armada, serta penerapan digitalisasi e-ticketing sehingga arus penumpang tetap berjalan aman dan lancar,” tambah Benny.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa BP Batam akan terus melakukan evaluasi secara berkelanjutan hingga berakhirnya periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sebagai bagian dari komitmen dalam memastikan pelayanan publik yang optimal dan berkelanjutan.

“Evaluasi selama periode Nataru ini menjadi dasar bagi kami untuk memperkuat kesiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2026, baik dari sisi infrastruktur, kesiapan layanan, maupun sistem pendukung operasional. Dengan persiapan yang lebih matang, kami berharap pelayanan kepelabuhanan ke depan dapat berjalan lebih optimal, aman, dan terkendali,” ujar Amsakar. 

Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membahas rencana pelaksanaan kebijakan Jaringan Gas (Jargas) di Kota Batam, Senin (22/12/2025).

Dorong Kebijakan Subtitusi LPG 3kg, BP Batam Dukung Kebijakan Jargas di Kota Batam.

Batam, WartaSeila – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membahas rencana pelaksanaan kebijakan Jaringan Gas (Jargas) di Kota Batam, Senin (22/12/2025).

Bertempat di Marketing Center BP Batam, kebijakan Jargas ini tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025–2029.

Dimana, jaringan gas perkotaan ditetapkan sebagai salah satu indikator Program Prioritas Nasional dalam rangka mendukung ketahanan dan efisiensi energi nasional.

Hal ini juga sejalan dengan arah kebijakan Presiden Republik Indonesia untuk mendorong Batam sebagai kota investasi dengan standar internasional. Sehingga pengembangan dan penataan jaringan gas perkotaan menjadi salah satu elemen penting infrastruktur energi.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian atas perhatian dan inisiatif strategisnya dalam mendorong percepatan implementasi kebijakan Jaringan Gas.

Kebijakan ini, merupakan bagian dari upaya substitusi LPG 3 kg, sekaligus mendukung ketahanan dan efisiensi energi nasional.

“Kami mendorong perencanaan Jaringan Gas di Kota Batam dapat selaras dan terintegrasi dengan pengembangan kawasan permukiman, kawasan transmigrasi, serta wilayah penyangga pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

“Sehingga manfaat Jargas dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, baik di kawasan eksisting maupun kawasan pengembangan baru,” lanjutnya.

Integrasi jaringan gas antarwilayah dan antarsegmen pengguna, baik ruma tangga, usaha kecil, hingga kawasan industri, menjadi hal yang sangat penting.

Integrasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi distribusi energi, tetapi juga memperkuat ketahanan energi daerah serta mendukung daya saing Batam sebagai pusat investasi dan industri nasional.

Amsakar menambahkan, BP Batam dan Pemerintah Kota Batam berkomitmen untuk mendukung upaya integrasi tersebut melalui penyelarasan kebijakan tata ruang, percepatan perizinan, serta fasilitasi pemanfaatan lahan dan infrastruktur pendukung. Tentunya disamping itu, tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, keselamatan, dan keberlanjutan.

“Kami juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, BP Batam, pemerintah daerah, dan BUMN, agar kebijakan ini dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Batam,” tutup Amsakar.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Elen Setiadi mengatakan, Kota Batam memiliki potensi yang kuat sebagai pelaksanaan pilot project pengembangan jargas.

Sebab, Kota Batam didukung kondisi geografis berupa wilayah kepulauan yang relatif terbatas. Sehingga, melalui Jaringan Gas memudahkan pengendalian jaringan dan meminimalkan risiko kebocoran distribusi.

“Kota Batam juga mempunyai karakteristik calon pelanggan yang sebagian besar telah memiliki pemahaman dan kesiapan dalam pemanfaatan jaringan gas,” katanya.

Sehingga kata Elen, untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan pilot project Jaringan Gas, diperlukan dukungan dan sinergi dari Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Khususnya dalam aspek perencanaan, perizinan, penyediaan lahan, serta koordinasi lintas sektor, agar program dapat terlaksana secara efektif, tepat waktu, dan berkelanjutan,” imbunya.

Turut hadir dalam pembahasan, sejumlah perwakilan dari Kemenko Perekonomian, Pertamina, PGN, Ditjen Migas Kemen. ESDM, SKK Migas, PPN, Pemerintah Kota Batam. (CM)

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menghadiri penyerahan bantuan perbekalan dan santunan nilai rumah asal kepada masyarakat transmigrasi lokal, di Tanjung Banun

Warga Tanjung Banun Terima Bantuan Perbekalan dan Santunan Rumah Secara Penuh

Batam, WartaSeila – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menghadiri penyerahan bantuan perbekalan dan santunan nilai rumah asal kepada masyarakat transmigrasi lokal, di Tanjung Banun, Minggu (21/12/2025).

Bantuan dan santunan ini, diserahkan secara simbolis oleh Menteri Transmigrasi Republik Indonesia (RI), Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Adapun bantuan perbekalan, terdiri dari alat sandang, peralatan tidur, peralatan dapur, alat pertukangan, peralatan pertanian, jaring nelayan hingga perlengkapan rumah tangga.

Sementara santunan nilai rumah asal adalah pemberian santunan secara penuh terhadap rumah warga sebelumnya, sesuai dengan hasil penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Sebagai contoh, jika sebelumnya rumah warga transmigrasi nilainya Rp200 juta dari hasil penilaian KJPP dan kemudian diberikan rumah relokasi senilai Rp130 juta. Sehingga masyarakat transportasi hanya mendapatkan uang ganti rugi Rp70 juta, yang merupakan sisq dari nilai rumahnya.

Namun saat ini, uang Rp130 juta tersebut dikembalikan ke warga penerima rumah relokasi.

Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan, pemberian santunan secara penuh untuk rumah warga ini merupakan usulan dari Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya pemberian santunan nilai rumah secara penuh itu disetujui bersama.

“Membangun Tanjung Banun ini bukan lagi soal relokasi, ini adalah soal menciptakan pertumbuhan ekonomi baru, menciptakan masa depan dan memindahkan kehidupan untuk kesejahteraan yang lebih baik,” ujar Iftitah.

Sementara Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan, kegiatan ini merupakan komitmen dirinya bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, untuk memastikan bahwa setiap kebijakan berorientasi pada keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan Rempang Eco City bukan sekadar proyek fisik, tetapi merupakan upaya jangka panjang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

“Harapan kami dengan perbekalan dan santunan nilai rumah asal ini, masyarakat lebih nyaman, bisa fokus untuk menata kehidupannya seiring dengan penyiapan infrastruktur yang terus akan kami lakukan di Tanjung Banun ini,” tegas Amsakar. (*)

Bengkel Tanjak Rumahitam: Degup Budaya dan Cuan Ratusan Juta

Di sudut jalanan banyaknya lalu lalang kendaraan, berdiri satu tempat yang hadirnya tidak hanya berbentuk bangunan, tetapi juga menjadi jembatan untuk mengangkat khazanah kebudayaan agar ia kembali ke permukaan.

Semua cerita tentangnya berawal dari hobi dan kecintaannya terhadap seni, yang membawanya tetap eksis dengan karya-karya yang ia miliki hingga saat ini.

Namanya Tarmizi, seorang seniman yang berhasil mendirikan Bengkel Tanjak Rumahitam yang sekarang menjadi ruang di mana identitas Melayu dirawat, dijahit, dan dihidupkan kembali.

Sebagai penggiat seni, tanjak sudah menjadi identitas tersendiri untuk Tarmizi karna ke mana pun ia pergi tanjak selalu melekat di kepalanya bahkan ketika pentas pembacaan puisi. 

“Karna saya juga kemana-mana, persembahan baca puisi dan segala macamnya selalu pakai tanjak, ramai yang mintak tanjak yang saya pakai tu, oh berarti ini orang suke.”

Dari sanalah daya tarik tanjak yang dikenakan Tarmizi mulai menarik perhatian rekan-rekannya, bahkan di antaranya meminta Tarmizi untuk membuatkan tanjak yang serupa dengan tanjak miliknya yang saat itu dibandrol dengan harga 200 ribu rupiah.

Di ruangan sederhana berukuran  4×4 meter, Tarmizi kembali mengeluarkan keahlian menjahitnya yang pernah ia pelajari sejak duduk di bangku SMP. Satu per satu kain mulai ia lipat, benang dan jarum mulai ia satukan, kaki dan tangannya pun tampak lihai memainkan mesin jahit tersebut.

Awalnya pesanan tanjak yang saya terima hanya 1 sampai 2 buah tanjak saja, lalu kemudian bertambah menjadi 4 sampai 5, dan terus bertambah setiap bulannya.

Melihat tanjak buatannya mulai ramai diminati, akhirnya di tahun 2017, Tarmizi mulai serius menggeluti usaha tanjak miliknya, meskipun masih dengan ruangan jahit yang sederhana dan omzet yang baru menyentuh angka jutaan. Namun seiring berjalannya waktu, berkat kerja keras dan kegigihannya dalam memasarkan produk tersebut, sekarang ruangan sederhana itu berubah menjadi sebuah galeri yang bisa menampung 60-70 pengunjung.

Dalam memasarkan produknya, Tarmizi memilih menggunakan media sosial seperti YouTube dan Facebook untuk menjangkau peminatnya, tak heran jika pelanggannya tidak hanya berasal dari dalam negeri tetapi juga berasal dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, serta omzet yang sudah mencapai angka puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Ketika memasuki bulan Sya’ban dan Ramadhan, Bengkel Tanjak Rumahitam bisa memproduksi 30 ribu tanjak untuk pesanan dalam dan luar negeri. Oleh karna itu selain memiliki karyawan, Tarmizi juga memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di sekitarnya yang mempunyai keahlian menjahit.

Di sisi lain cerita, di balik deretan akrilik bening yang memeluk tanjak-tanjak itu dengan penuh hormat, deru mesin jahit terdengar berirama. Suaranya berasal dari seorang lelaki paruh baya bernama Budi, tangan terampil yang selama lebih dari tiga tahun telah menjadi bagian penting dari Bengkel Tanjak Rumahitam.

Awalnya, Budi adalah seorang perantau yang dibawa oleh temannya lalu diperkenalkan kepada Tarmizi untuk bekerja di bengkel tersebut. Namun saat itu ia ragu, karena sama sekali tidak bisa menjahit.

“Sebenarnya dulu saya dibawa dan dikenalkan kepada Bang Tarmizi. Terus saya bilang, saya ragu. Ini saya bikin tanjak, enggak mungkin lah saya bisa bikin ini,” kenangnya sambil tersenyum.

Sekarang, Budi menjadi orang yang dipercaya untuk membuat tanjak, sampin dan semacamnya.

Dengan posisi berdiri tegak, budi menjelaskan beberapa tahun ini peningkatan penjualan tanjak begitu meningkat, terlebih penjualan untuk organisasi, perguruan tinggi, yang bisa mencapai 800 pcs tanjak per organisasi.

“Selama saya bekerja dengan Bang Tarmizi, banyak tunjuk ajar tentang cara membuat tanjak dan filosofinya. Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa membuatnya.”

Budi juga menunjukkan baju-baju yang menjadi bagian dari koleksi Galeri Bengkel Tanjak Rumahitam. Pada setiap bajunya tertulis syair indah karya Tarmizi, salah satunya bertuliskan: “Tak usahlah memuja laut, datang ombak dikau mengelak.”

ANTARA WARISAN DAN INOVASI

Setiap tanjak bercerita, setiap motif menyimpan sejarah. Di balik itu semua, ada Lembaga Adat Melayu Kepri yang hadir sebagai penjaga cerita—memastikan setiap helai tetap setia pada tradisi yang diwariskan dari masa ke masa.

Saat berbincang tentang tanjak kreasi Tarmizi, Ketua LAM Kepulauan Riau Kota Batam, Y.M. Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin, tersenyum dan menyatakan dukungannya.

“Kami mendukung mau itu Tanjak Warisan maupun Tanjak Kreasi, tidak masalah selama tidak meninggalkan syarat dan kaedah pembuatan tanjak. Silahkan berkreasi sebagai bagian dari pelestarian budaya.”

Ia juga berpesan kepada para pegiat Tanjak Kreasi agar juga berguru dari yang berilmu dalam dalam membuat tanjak.

Bergurulah, pelajari tanjak warisan karena tanjak bukan sekedar budaya, tapi lebih dari itu karena letaknya mulia di atas kepala.”

Bengkel Tanjak Rumahitam bukan hanya menghadirkan produk, tetapi menawarkan nilai bahwa sebuah bisnis bisa tumbuh tanpa meninggalkan akar budayanya. Di balik setiap lipatan tanjak, ada keterampilan, ketekunan, dan identitas Melayu yang tetap dijaga hidup oleh para perajin lokal.

Dalam persaingan industri kreatif yang semakin ketat, konsistensi seperti inilah yang membuat sebuah brand bertahan yaitu kemampuan menggabungkan warisan budaya dengan peluang ekonomi.

Ia pun menitip mimpi, suatu hari gerai Bengkel Tanjak Rumahitam tidak hanya bertumbuh di Batam, tetapi juga hadir di Semenanjung Malaysia dan Singapura.

(SH/SM)

Semarak Porseni Madrasah Batam 2025: Tumbuhkan Generasi Cerdas dan Berakhlak

Batam, WartaSeila – Suasana semarak dan penuh semangat mewarnai pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Raudhatul Atfal (RA) dan Madrasah Kota Batam 2025 yang digelar di Dataran Engku Putri, Kota Batam, pada Selasa, 4 November 2025. Kegiatan bergengsi antar madrasah se-Kota Batam ini mengusung tema “Cerdas Beragama, Santun Berakhlak”, sebagai wujud sinergi antara prestasi, iman, dan akhlak mulia.

Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam H. Budi Darmawan, ditandai dengan pengibaran bendera Porseni. Ratusan peserta dari berbagai madrasah mulai dari tingkat Raudhatul Atfal (RA), Madrasah Ibtidaiyyah (MI), Madrasah Tsanawiyyah (MTs), hingga Madrasah Aliyyah (MA) turut ambil bagian, menampilkan yel-yel dan defile kontingen yang meriah dan penuh kreativitas.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kota Batam menyampaikan ada sekitar 47 cabang yang akan diperlombakan dalam acara porseni kali ini.
“Sebagai laporan RA 6 Cabang, MI 14 Cabang, Mts 12 Cabang, MA 15 Cabang yang dipertandingkan total sekitar 47 Cabang yang diperlombakan,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam mengapresiasi peran madrasah dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan seni, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat untuk mencetak pemimpin dimasa mendatang.

“Kami Harapkan momentum ini bisa menjadi ajang untuk menumbuhkan keberanian dan sikap Sportif bagi anak-anak kita, dan yang lebih penting diatas semuanya mudah-mudahan kegiatan porseni ini lebih membuat mereka menjadi sehat, energik dan mudah-mudahan siap meneruskan estafet kepemimpinan ini dimasa mendatang.”Ujar Amsakar

Porseni Madrasah Kota Batam 2025 akan berlangsung selama 9 hari dimulai dari hari senin 3 November 2025 hingga 10 November 2025 dan akan ditutup pada tanggal 11 November 2025.

Dengan semangat “Cerdas Beragama, Santun Berakhlak”, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi momentum untuk melahirkan insan madrasah yang berprestasi, berkarakter, dan membawa harum nama Kota Batam di tingkat provinsi maupun nasional. (ZW)

Batam Catatkan Pertumbuhan Logistik yang Signifikan, Peti Kemas hingga General Cargo Tumbuh 2 Digit

Batam, WartaSeila – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan mencatatkan kinerja cemerlang di sektor logistik selama periode Januari-September 2025.

Tiga indikator utama, yaitu volume peti kemas, general cargo, dan kunjungan kapal barang, menunjukkan pertumbuhan dua digit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan pertumbuhan dua digit pada seluruh indikator utama, menandakan posisi strategis Pelabuhan Batam dan transformasi pelayanan Pelabuhan terus meningkat dalam memberikan performa pelayanan.

Ia menjelaskan, sepanjang periode Januari-September tahun ini, total volume peti kemas yang ditangani oleh Pelabuhan Batam tumbuh 18% atau mencapai angka 583.267 TEUs.

Kenaikan ini didorong secara masif oleh kinerja Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang baru saja memulai Tahap Komersial 2 pada awal September lalu dan menyumbang 65% dari total volume dengan pertumbuhan signfikan sebesar 24%.

“aktivitas impor menunjukkan laju tercepat dengan kenaikan 27% (226.576 TEUs), sejalan dengan kebutuhan industri, sementara ekspor tetap solid dengan pertumbuhan 19% (216.203 TEUs),” ujar Amsakar.

Tak hanya peti kemas, sektor kargo umum (general cargo) juga mencatat rekor signifikan. Total bongkar muat general cargo periode Januari-September 2025 berhasil menembus 8,6 juta ton, meningkat substansial 18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Terminal Umum Curah Cair Kabil dan Terminal Batu Ampar tercatat menjadi kontributor utama dalam volume general cargo ini.

“Menariknya, dominasi logistik domestik terlihat jelas pada general cargo, di mana volume bongkar muat untuk kebutuhan pasar dalam negeri melonjak 25%, mengukuhkan peran Batam sebagai hub distribusi regional yang efisien,” imbuh Amsakar.

Lebih lanjut, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan Benny Syahroni menambahkan bahwa jumlah kunjungan kapal barang tercatat 22.509 call sepanjang Januari-September 2025, dengan total bobot 39 Juta GT, naik masing-masing 6% dan 11% dibandingkan tahun sebelumnya.

Terminal Batu Ampar menjadi pintu utama dengan jumlah kunjungan kapal 6.139 call (naik 11%) dan 7,8 juta GT.

Perbandingan antara kenaikan jumlah kapal dan bobot kapal ini menandakan bahwa layanan Pelabuhan di Batam memenuhi standar logistik internasional yang menuntut efisiensi skala ekonomi.

“Pertumbuhan dua digit pada sejumlah indikator logistik di periode Januari-September 2025 ini adalah bukti nyata kinerja kolaboratif antara BP Batam, CIQP dan para pemangku kepentingan.”

“Capaian ini sejalan dengan arahan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam, yang terus mendorong transformasi digital dan efisiensi layanan agar Batam kokoh sebagai tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional,” Pungkasnya. 

Evaluasi Kinerja dan Investasi: BP Batam Siapkan Lompatan Besar di 2026

Batam, WartaSeila – BP Batam bersama Anggota Dewan Pengawas (Dewas) menggelar rapat koordinasi untuk membahas sejumlah agenda strategis dalam memperkuat tata kelola, akselerasi kinerja, serta arah kebijakan ekonomi ke depan, Jumat (31/10/2025).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh program dan kebijakan BP Batam berjalan efektif serta memberi kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Batam.

Agenda rapat kali ini mencakup beberapa hal penting seperti laporan realisasi target PNBP dan kinerja lembaga, perkembangan proyek Rempang Eco-City serta kesiapan implementasi tiga regulasi baru. Yaitu PP Nomor 25, Nomor 28, dan Nomor 47 Tahun 2025.

Ketiga regulasi ini akan menjadi dasar penguatan tata kelola kelembagaan sekaligus mendorong efektivitas pelaksanaan kebijakan ekonomi di Batam.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad juga melaporkan capaian positif realisasi investasi hingga Oktober 2025. Dengan total realisasi mencapai Rp54,7 triliun, atau 91,22 persen dari target Rp60 triliun.

Menurut Amsakar, investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Batam, sementara PMA (Penanaman Modal Asing) juga menunjukkan tren peningkatan yang konsisten.

“Kami tengah menyiapkan regulasi turunan dari peraturan pemerintah yang baru, agar iklim investasi tetap kondusif dan aman. Tahun 2026 akan menjadi momentum lompatan besar bagi Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Amsakar.

*Optimalisasi Kinerja BP Batam Menuju 2026*

Amsakar juga meminta arahan dari Dewan Pengawas agar seluruh indikator kinerja utama BP Batam bisa terealisasi optimal di tahun mendatang.

Salah satu fokusnya adalah upaya peningkatan realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)melalui efisiensi tata kelola dan percepatan layanan investasi.

“Hasil rapat ini akan kami tindak lanjuti agar setiap unit kerja dapat segera menyusun rencana aksi. Harapannya agar pertumbuhan investasi mampu berkontribusi besar terhadap ekonomi Batam secara keseluruhan,” tambah Amsakar.

Melalui penguatan tata kelola, optimalisasi investasi, serta implementasi kebijakan baru, BP Batam berkomitmen untuk menjadikan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaya saing tinggi di tahun-tahun mendatang.

*Dewan Pengawas Apresiasi Kinerja BP Batam Sepanjang Tahun 2025*

Sementara, Sekretaris Kemenko Perekonomian RI, Susiwijono Moegiarso, mengapresiasi kerja keras BP Batam dalam mengoptimalkan potensi daerah untuk mendorong pertumbuhan investasi.

“Realisasi investasi Batam sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dengan kerja sama yang solid, kita bisa mendorong investasi yang lebih maksimal ke depan,” ujar Susiwijono.

Senada, Dewan Pengawas BP Batam, Elen Setiadi, juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan program BP Batam untuk mendukung pertumbuhan investasi telah berjalan maksimal.

Namun demikian, Elen berharap agar BP Batam dapat terus membenahi pelayanan perizinan.

“Kami yakin pelaksanaan program BP Batam sudah berjalan baik. Namun, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian serius agar hasilnya semakin optimal,” ujar Elen. (*)

Mini Workshop Voice Over, Upaya BP Batam Cetak SDM Kreatif untuk Kegiatan Promosi Kota Batam.

Jakarta, WartaSeila – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, terus melakukan terobosan dalam mempromosikan Kota Batam. Baik itu sebagai tempat kegiatan berusaha, bekerja, maupun pariwisata.

Salah satu terobosan dalam kegiatan promosi tersebut, adalah dengan meningkatkan kualitas SDM kreatif di lingkungan BP Batam.

Pada Kamis (30/10/2025), BP Batam melalui Kantor Penghubung Jakarta, melaksanakan Mini Workshop Voice Over for Content Creator, dengan tema “Suara Biasa Menjadi Luar Biasa”, di Hotel Manhattan, Kuningan Jakarta.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari masing-masing unit kerja di BP Batam, dan utamanya adalah para Duta Investasi yang menjadi garda terdepan, dalam kegiatan promosi di media sosial.

“Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan kota Batam yang memiliki potensi besar sebagai pendongkrak ekonomi nasional. Dimana selama ini, Batam memiliki rekam jejak pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata nasional,” ujar Kepala Kantor Penghubung Jakarta, Irwan saat membuka kegiatan.

Irwan melanjutkan, kegiatan Mini Workshop ini juga merupakan bagian dari program kerja Kantor Penghubung Jakarta, yang selama ini menjadi kontak poin bagi para pelaku usaha dan stakeholder lainnya.

Baik itu untuk mencari informasi tentang perizinan maupun hal lainnya terkait investasi atau kegiatan usaha di kota Batam. Disamping itu juga, Kantor Penghubung juga memiliki fungsi Kehumasan dan dukungan pelaksanaan promosi investasi Batam.

“Dalam menjalankan peran tersebut, Kantor Penghubung melihat adanya keperluan untuk memiliki perangkat-perangkat kompetensi dalam membuat konten media sosial, khususnya dalam pengisian suara (voice over),” jelasnya.

Irwan menambahkan, kegiatan Mini Workshop ini dapat memberikan manfaat kepada seluruh perwakilan unit kerja dan Duta Investasi untuk memperbaharui wawasan serta kompetensi dalam membuat konten media sosial.

Disamping itu, Kantor Penghubung juga mendapatkan manfaat dalam menjalan fungsi dukungan pelaksanaan promosi serta kehumasan.

“Selain itu juga, sebagai upaya menjaga jalinan networking dengan Kementerian/Lembaga yang selama ini menjadi mitra BP Batam, utamanya melalui Kantor Penghubung,” tutupnya. (*)

Li Claudia Chandra: Anugerah Investasi BP Batam Jadi Inspirasi dan Perkuat Sinergi Bangun Batam.

Batam, WartaSeila – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menyelenggarakan Anugerah Investasi BP Batam 2025, sebuah ajang bergengsi dan penghormatan bagi barbagai pihak yang percaya dan ikut membangun Batam.

Mengangkat tema “Mengapresiasi Prestasi, Mendorong Investasi”, ajang ini digelar di Radisson Golf & Convention Centre, Rabu (22/10/2025) dan menjadi bagian dari peringatan Hari Bakti BP Batam ke 54 Tahun.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan, ajang ini menjadi wujud komitmen lembaganya dalam memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha dan mitra yang telah menunjukkan dedikasi tinggi terhadap kemajuan ekonomi Batam.

“Apresiasi ini bukan hanya ucapan terima kasih, tetapi juga motivasi bersama untuk menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ujar Li Claudia.

Menurutnya, penghargaan hari ini tak lepas dari semangat kolaborasi antara BP Batam, pemerintah daerah, dan dunia usaha yang terus tumbuh serta berinovasi di tengah tantangan global.

Sehingga, ia senantiasa mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk terus memperkuat sinergi dan menghadirkan inovasi demi mewujudkan Batam sebagai kawasan investasi unggulan.

“Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat demi kemajuan Batam yang semakin berdaya saing global,” imbuhnya.

Tak lupa, Li Claudia menyampaikan selamat kepada seluruh penerima penghargaan dan berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain untuk terus berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah.

“Selamat kepada para penerima Anugerah Investasi BP Batam 2025. Semoga prestasi hari ini menjadi inspirasi bagi investasi masa depan yang lebih inovatif dan berdampak positif bagi masyarakat,” seru Li Chandra.

Dalam ajang ini turut dilakukan Penandatanganan Nota Komitmen Investasi Batam Tahun 2025 dari sejumlah investor dengan nilai investasi 10,349 miliar USD dan mampu menyerap tenaga kerja hingga 15.925 orang.

Kemudian juga dilakukan Launching Golden Visa yang diberikan kepada PT Digitalland Services Two dan PT Infineon Technologies.

Berikut Kategori Penerima Anugerah Investasi BP Batam 2025:

1. PMA dengan Ekspor Tertinggi, PT Austin Engineering Indonesia

2. PMDN dengan Realisasi Investasi Terbesar, PT Ecogreen Oleochemicals Batam

3. PMA dengan Realisasi Investasi Terbesar, PT Digitalland Services Two

4. PMA dengan Anugerah Inovasi Daur Ulang, PT Free The Sea

5. PMA dengan Anugerah Perusahaan Inklusif untuk Disabilitas, PT TDK Electronics Indonesia

6. PMA Galangan Kapal Terbaik, PT Batam Abadi Shipyard

7. PMA Investor dalam Pemanfaatan Tekonologi, PT Ennovi Integrated Engineering Sevices Batam

8. PMA dengan Inovasi Manufaktur Ramah Lingkungan PT Wik Far East

9. Inovasi Hijau Terbaik dalam Pengembangan Kawasan Industri, Kawasan Industri Tunas Grup

10. Perkapalan Berbasis Ekonomi Biru, PT Buana Shipyard

11. PMDN Pionir Implementasi 4.0, PT Satnusa Persada

12. Tokoh Pariwisata Gastronomi Batam, Tek Po (Abi)

13. Tokoh Penggiat Investasi di Batam, Ali U Lai

14. Tokoh Penggiat Potensi Investasi di Batam, Peters Vincen

15. Anugerah Kawasan Pariwisata Unggulan, Hartono

16. Tokoh Perintis Pengembangan Batam “Purwaka Nirmana Batam”, Soedarsono Darmosoewito

17. Tokoh Pembangunan Bidang Pendidikan dan Kemasyarakatan “Dharmottama Loka Batam”, Ismeth Abdullah

Hadir mendampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra yaitu Para Deputi BP Batam dan tamu undangan dari Direktur Wilayah I Kementerian Investasi/BKPM, Agus Joko Saptono, Forkopimda Kepri dan Batam, perbankan, pelaku usaha dan asosiasi usaha.