BATAM, Warta Seila – Dalam upaya memperkuat peran media sebagai sarana edukasi umat, jajaran manajemen Radio Seila FM melakukan kunjungan audiensi resmi ke Graha Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam pada Rabu (28/01). Pertemuan ini disambut langsung oleh Ketua Umum MUI Kota Batam, Ust. Luqman Rifai, S.Ag., M.Ag., didampingi Kepala Bidang Dakwah dan Pendidikan Islam MUI Kota Batam, Ust. Ahmad Jamzuri Sa’ud, M.Pd.
Kunjungan ini bertujuan untuk menyelaraskan visi dakwah di ruang digital maupun udara, serta memastikan seluruh konten yang disiarkan Radio Seila FM tetap berjalan di atas bimbingan para ulama.
Dalam pertemuan tersebut, Ust. Luqman Rifai menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi Seila FM di jalur dakwah. Beliau mengaku bersyukur atas kehadiran radio dakwah di Batam yang mampu menjaga marwah kontennya.
“Kami memantau bahwa Radio Seila FM masih berada dalam koridor Ahlusunnah Wal Jamaah dengan mengedepankan pemahaman Islam Wasathiyah yang moderat. Hal ini insyaAllah bisa menjadi referensi pencerahan bagi umat Islam di Kota Batam,” ujar Ust. Luqman Rifai.
Beliau juga menekankan pentingnya peran media massa dalam menangkal hoaks serta menyebarkan fatwa yang relevan dengan problematika umat saat ini. Ust. Luqman berharap Seila FM terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas, baik dari segi konten maupun teknis siaran.
Sebagai langkah konkret, MUI Kota Batam mendorong adanya sinergi berkelanjutan melalui Nota Kesepahaman (MoU). Kerja sama ini nantinya akan mencakup berbagai program strategis, termasuk sosialisasi Fatwa MUI yang bersifat aktual agar lebih cepat dan mudah diakses masyarakat luas melalui frekuensi Seila FM.
Manager Program Bidang Dakwah Radio Seila FM, M. Zaki Wardi, menegaskan bahwa sinergi dengan MUI adalah prioritas utama. “Kami ingin memastikan setiap konten yang mengudara memiliki dasar ilmu yang kuat. MUI adalah rujukan sentral agar radio ini tetap menjadi penyejuk bagi masyarakat,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Assisten Manager Seila FM, Fai Aditya, menyambut hangat arahan dari pimpinan MUI. “Dukungan ini adalah energi baru bagi kami. Kami siap menjadi mitra strategis dalam membumikan fatwa-fatwa ulama dan menyebarkan syiar Islam yang damai serta inklusif di Kota Batam,” tuturnya.
Agenda audiensi ini ditutup dengan diskusi hangat mengenai rencana kolaborasi program rutin yang akan melibatkan para asatidz dari berbagai komisi di bawah naungan MUI Kota Batam, serta penyerahan cinderamata sebagai simbol dimulainya babak baru kolaborasi antara ulama dan media.
